Saturday, January 30, 2010

Jadilah Orang Asing

Langsa, 30 Januari 2010

عن ابن عمر رضي الله عنهما قال : أخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم بمنكبي فقال : كن في الدنيا كأنك غريب أو عابر سبيل، وكان ابن عمر يقول : إذا أمسيت فلا تنتظر الصباح ، وإذا أصبحت فلا تنتظر المساء ، وخذ من صحتك لمرضك ، ومن حياتك لموتك

صحيح البخاري الرقاق (6053),سنن الترمذي الزهد (2333),سنن ابن ماجه الزهد (4114),مسند أحمد بن حنبل (2/41

Dari Ibnu ‘Umar radliyallohu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam memegang pundakku dan beliau bersabda, “Hiduplah di dunia ini seperti orang asing atau orang yang sedang dalam perjalanan.” Dan Ibnu ‘Umar berkata, “Apabila kalian berada di sore hari maka janganlah merasa akan hidup di pagi (esok)hari, dan apabila kalian berada di pagi hari maka janganlah merasa akan hidup di sore harinya, dan Pergunakanlah masa sehat kalian sebelum sakit, dan gunakan masa hidup kalian sebelum kalian mati.”

[HR. Bukhari dalam Shahihnya no. 6053; at-Tirmidzi dalam Sunan at-Tirmidzi no. 2333, Ibnu Majah dalam Sunan Ibnu Majah no. 4114 dan Imam Ahmad dalam Musnad Ahmad bin Hambal 2/41]

Read More..

Sunday, August 23, 2009

Berbuka dengan Makanan Tidak Dimasak

حدثنا إبراهيم بن الحجاج السامي ، حدثنا أبو ثابت عبد الواحد بن ثابت ، حدثنا ثابت ، عن أنس ، قال : كان النبي صلى الله عليه وسلم يحب أن يفطر على ثلاث تمرات أو شيء لم تصبه النار

Menceritakan kepada kami Ibrahim bin al-Hajaj as-Samiy, Abu Tsabit Abdul Wahid bin Tsabit, dari Tsabit, dari Anas, ia (Anas) berkata: “Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyukai berbuka dengan 3 (tiga) bulir kurma atau sesuatu yang tidak terkena api (tidak dimasak).” [HR. Abu Ya’la 1/163]

Hadits ini Dhaif. Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani berkata dalam Silsilah adh-Dhaifah (2/424), Hadits ini Dhaif sekali (Dhaifu Jiddan). Al-Bukhari berkata, “Abdul Wahid, Munkarul Hadits” (at-Talkhis 3/41). Al-Haitsami dalam Majma’ (3/155) berkata, “Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la yang dalam sanadnya ada Abdul Wahid, dia Dhaif”.

Aku (Syeikh al-Albani) berkata, “Telah diriwayatkan oleh Abu Daud, at-Tirmidzi dan selainnya dari jalur lain dari Tsabit dari Anas, tanpa tambahan perkataan “atau sesuatu yang tidak terkena api (dimasak)”, tambahan kata-kata ini adalah mungkar karena menyendiri dan dhaif karena menyelisihi hadits yang shahih. Dan yang shahih adalah hadits,
كان يفطر على رطبات قبل أن يصلي ، فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات ، فإن لم تكن حسا حسوات من ماء
At-Tirmidzi berkata, Hadits ini Hasan Gharib. Dan Syeikh al-Albani telah mentakhrij-nya dalam al-Irwa (904).

Sumber: Silsilah adh-Dhaifah, Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Juz 2 hal 495 no: 996
Read More..

Tuesday, August 04, 2009

Kenapa Keluar dari Ikhwanul Muslimin

Kenapa harus meninggalkan kelompok Ikhwanul Muslimin? Berikut adalah e-book yang berisi alasan-alasan syar’i serta anjuran para ulama untuk meninggalkan kelompok IM.

Silahkan Download

Read More..

Perhatian

Selamat Datang di Blog Alatsar; Mengcopy & paste isi blog ini dibolehkan tanpa ijin terlebih dahulu asal (a) Memuat nama penulis Abu Aqil Al-Atsary dan (b) Menyertakan link ke sumber tulisan yang dikutip. Copy / paste tanpa menyebut nama penulis & sumber link adalah tidak etis dan hanya akan mematikan kreativitas Anda sendiri serta sangat tidak dianjurkan.

Mirror

Syeikh bin Baz

Banner









Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by FeedBurner

Copy-Paste Artikel dalam Blog ini haruslah Menyertakan Alamat Blog ini, http://alatsar.blogspot.com

[Valid Atom 1.0]
Thanks to Abdul Munir | Blog - Layout4all